Saturday, November 20, 2010

kecewa

Ketika kau tak lagi mampu menahan
Kegelisahan yang menyesakkan
Berupaya merebut arti kebebasan
Yang hilang bersama asap kematian

Ketika jiwa kecil merontak
Karena kecewa akibat janji yang tak tertepati
Namun raga tak mampu melawan
Terpasung oleh kewajiban dan peraturan

Saat pasung semakin mengikat
Nadi panas membakar jiwa
Kegelapan tak halangan melihat
Karena nurani sudah berkata

Kini raga tak mampu lagi menahan nanar
Yang menyakitkan mata dan telingga
Berlari untuk menghindar
Namun nurani mengajak kembali

Biarkan aku terus disini
Walau pasung mengikat dan meyiksa
Karena ku masih mampu berpikir bebas
Ku tak menyerah walau nyawa kan hilang

Friday, November 19, 2010

jogja dalam gambar

Kaliurag 13/11/2010, 06.15

Thursday, June 10, 2010

Bumi

Kepada bumi ku ceritakan semuanya
Tentang rasa asa gelisa dan duka

Bumi dengan rasa empati dan
Tanpa lelah mendengar semua keluh kesah
Yang selalu terlontar setiap batin gundah

Bumi tetap diam tanpa keluh
Ketika ku hentakan kemarahan
yang menyiksa setiap raga mu

Bahkan tumpahan air mata pun
Kau terima dengan iklas
kau memberikan keteduhan dengan melindungi
Dibawah rindangnya pohon
kicau burung kau dendangkan agar ku tersenyum

Kau tak memilih
Siapa yang boleh menyentuh dan bercerita
Kau tak melarang siapa yang mendekat

Bumi
Terus kau hanya menerimanya
Dengan senyum

Kau tetap temani ku
Dalam rimbunan kehangatan

hentikan lah

Ketika tidak kata yang mampu terucap
Hanya mampu tertahan di hati
Bergemuruh mendengar segala cerca dan makian
Diam dan belari
Demi menghindari semua
Mencari tempat berlindung
Tuk memberikan kehangatan bagi jiwa-jiwa rapuh
Terus ku belari belari
Menghidari semua yang takmampu lagi ku terima
Hingga ku terjatuh dan tertatih untuk bangkit
Walau darah membasuh seluh raga tetap ku kan berlari
Menghindari semuanya bahkan ku kan tergelam di dasar bumi
Hingga tak lagi mendengarnya.
Kadang ingin ku berteriak untuk meminta mmereka menghentikan
Namun kerongkongan ini begitu kering dan keluh
Hingga tiada kata terlontar
Sudah cukup bagi ku
Ku tak sanggup lagi
Aku ku akhir sudah
Dan memilih berada dibawah dengan kegelapan karena mereka tak ada disini.
Tapi ku salah
Mereka tetap mengejarku hingga kini
Tetap caci dan maki mereka lontarkan

Wednesday, June 2, 2010

benarkah ini cinta

Ingin ku buat puisi cinta yang ku dedikasikan untuk seseorang karena rasa rindu yang mendalam..tapi entah mengapa tak ada satu kata indah terlontar dari otak kreatifku..hingga memori indah pun tak mampu ku gambarkan...ku pacu terus otak ku untuk menciptakan kata-kata romantis..akhirnya ku mulai lelah dan ragu tentang rasa yang ada..bertanya kembali pada hati suci tentang makna semuanya...

Thursday, May 27, 2010

langit apa kabar

langit
Apa kabar
Kau Yang selalu mengambarkan keceriaan dibalik kehangatan

Apa kabar langit senja
Yang selalu merona membuat keindah di saat berpisah

Langit kadang kau hitam kelam
Suram oleh banyak beban yang harus ditumpahkan..
Datanglah dan tumpahkan dengan perasaan mu yang dingin
Hingga datang pelangi ke indahan mu

Langit kadang kau panas
Mengering hingga tiada tetesan embun
Hingga pohon layu dan sungai mengering dan ku takut mendekat terbakar panas mu

Langit lain waktu kulihat kau begitu dpucat dan dingin hingga membeku
Melemparkan butir2 kecil. membutuhkan kehangatan yang sulit kau dapatkan..tapi kau tetap bertahan langit dengan cahaya terang..

Pagi Langit, wajah mu ceria bersinar
Seakan berdendang bersama burung
Hingga menyenangkan duduk dibawah pohon menedengar kisah mu.

Langit malam kau datang dengan keindahan dan ceria.
Bertabur kerlip kau sapa dengan hangat dan nakal

Apa kabar mu langit
T'lah lama

Wednesday, May 12, 2010

penantian

kayu ini kan rapuh dimakan jaman
Gedung ini pun kan rubuh
kapan kau kan datang memberi kekuatan
sebagai tiang penyandar baru

ku pinta satu arti hidup
yang penuh warna indah
ku harapkan kilau baru hadir dalam kecerian

Kasih tahu yang kurasa
satu yang kuinginkan
T'lah lama ku pinta
sebuah kata yang penuh makna

keraguan yang selama ini kaau tebarkan
menambah luka2 didada
penantian yang kau pinta menumbuhkan sendi2 ke jenuhan

tak banyak yang ku pinta
tak sulit kata yang ingin ku dengar
Mampu kah ku mengisi belahan jiwa mu?

Cinta dalam derita
tawa penuh canda
suka cinta ditemani
kehidupan kan terjawab

cinta kita yang misterius
membuat tertawa dan duka
cinta kita aneh
tapi dinanti dalam hidup